Memiliki Hutang Lebih Dari 500 Miliar, Johnny Depp Dianggap Punya Gangguan Jiwa

Johnny Depp
Aktor papan atas Hollywood Johnny Depp mengalami berita miring, dikatakan ia memiliki Hutang yang amat besar sampai ia di anggap memiliki gangguan kejiwaan.

Kabar ini mulai ramai saat Johnny Depp di wawancarai oleh Wall Street Journal. Ia mengatakan kalau hutangnya tersebut di karenakan manajemennya yang tidak bisa mengatur pengeluaran keuanggannya. Hutang Depp di kabarkan mencapai $40 Juta atau sekitar Rp. 531 miliar. Jumlah yang sangat fantastis walaupun ia seorang bintang besar.

Lalu pada bulan april kemarin, Depp resmi melayangkan gugatan ke manajemennya TMG (The Management Group) soal kelalaian mereka melakukan kewajibannya. Namun pihak TMG sendiri tidak tinggal diam, mereka melayangkan tuntutan balik yang menegaskan kalau masalah hutang yang dialami Depp ini karena kesalahannya sendiri.

Menurut TMG, Depp memang sosok yang sangat boros dan suka menghamburkan uangnya. Bagaimana tidak, diketahui Depp selalu menggunakan uangnya dalam jumlah besar untuk berbagai hal. Semisal kapal pesiar, 14 Rumah mewar yang nilainya mencapai Rp. 997 miliar, 40 orang Staf yang gajinya mencapai total Rp. 4 Miliar tiap bulannya. Juga pengeluaran minuman seperti Wine senilai Rp. 400 juta setiap bulannya.

TMG juga menambahkan bahwa kemungkinan sifat boros daro Johnny Depp ini di karenakan karena kesehatan mentalnya terganggu. Karena itu TMG menyarankan agar aktor 53 tahun tersebut memeriksa kesehatan jiwannya. Depp sendiri sempat mengatakan kalau ia berhak menggunakan uangnya untuk apapun dan apa saja sesukanya dalam jumlah berapapun.

“Pernyataan Depp tentang pengeluarannya yang tak masuk akal dan ekstrim pada (wawancara) Wall Street Journal adalah bukti terkait masalah psikologisnya,” kata TMG dalam surat gugatannya.

“Tampaknya Depp sedang menderita compulsive spending disorder, di mana hal ini bisa dibuktikan lewat pemeriksaan mental.”

Semoga saja permasalahn Johnny Depp ini bisa di selesaikan dan menjadi pelajaran untuknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

** Sumber **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *